love, fall and prayer
Saat itu ...
kamu kembali dengan membawa seribu asa
memberi sejuta harapan dan membiarkan hatiku
bekerja keras untuk mempercayainya
Saat itu ...
aku terbawa,terlena dan aku terbuai
kamu buat semua indah dengan caramu
kamu membuat aku merasa jatuh cinta dan akhirnya aku benar jatuh
Dan kini ...
semua hanyalah omong kosong,semua sudah tak berguna
air mata pun sudah tak bermakna
dan ketika itu harga diri sudah tak memiliki arti lagi
aku hanya bisa diam meratapi
Aku tahu ...
ini hanya segelintir cobaan yg telah Tuhan berikan
aku sadar diri,ini semua kesalahanku
salahku yang tak pernah benar benar menjaga cintamu
salahku yang tak pernah benar benar menghargai ketulusanmu
dan memang salahku telah jatuh terlalu dalam bersama angan kosongmu
Tuhan ...maaf ... ampuni aku
telah melupakanMu waktu itu dan kini aku datang kembali
aku menyesal telah jauh dari kasihMu
Tuhan ...jadikan aku wanita yang tulus ikhlas
jadikan aku wanita yang kuat
dan jadikan aku wanita yang sabar dalam menghadapi setiap masalah
Tuhan maafkan dia yang tega menyakitiku
rubahlah sifat buruknya
doaku selalu meyertai langkahnya dan kembalikanlah hatinya untukku
hanya untukku ......
ttd.Andita Dwi Febriandini
puisi ini teruntuk,biyan akbar
amiiiiinn :')
BalasHapuskok awalnya agak sedikit sama ya taaa? ;')
maklum nar gue kan amatir banget jadi wajar aja ya kalo puisinya ngaco hehe
BalasHapusbukan ngacoooooo!! tapi maksud gua sama, sama kisah guaaaaa -_-"
BalasHapusohahhaha gue salah paham berarti,yaaaa mungkin karna mereka cowo.hobinya gituuuuu *uppppsss
BalasHapus